Senin, 12 Juli 2021

Setting Meteran Listrik Prabayar agar Irit Pulsa, Begini Caranya


Meteran listrik prabayar

Meteran Listrik Merk Conlog

Pengeluaran untuk membayar tagihan listrik rumah tangga merupakan salah satu yang kadang di luar perkiraan, khususnya bagi pelanggan pascabayar. Untuk mengatasinya, kamu bisa mencoba untuk mulai menggunakan listrik prabayar agar lebih terkendali. Namun, dalam penggunaannya, listrik prabayar pun kadang tak terkontrol dan mengharuskan kita membeli beberapa kali pulsa listrik dalam sebulan.

Selain membatasi penggunaan energi listrik di rumah, untuk mengatasi pulsa listrik yang cepat habis, kamu bisa melakukan trik yang tak melanggar aturan. Caranya, yaitu dengan mencari ‘kode rahasia’ pada meteran listrik berdasarkan merk. Karena jika berbeda merk, maka kodenya pun berbeda.

Dikutip dari berita inspirasi, untuk melakukan pengaturan pada meteran listrik dari masing-masing merk, kamu bisa menggunakan kumpulan kode-kode dan fungsinya. Simak cara setting meteran listrik pulsa dengan mudah berikut ini.

#1# – Rata-rata penggunaan daya

#2# – Jumlah kilowatt hour (kWH) yang terpakai

#6# – Jumlah kWH yang yang ditambahkan

#11# – Melihat token terakhir

Meteran Listrik Merk Hexing

800 – Restart meter

851 – Total kWH listrik yang terpakai

807 – Voltase listrik

808 – Ampere terpakai

814 – Daya terpakai

852 – Kode token terakhir
817 – Jumlah kWH pengisian terakhir

809 – Menghitung jumlah berapa kali mati

804 – Cek ID meter PLN prabayar

812 – Mematikan alarm batas kWH

801 – Cek sisa kWH

815 – Tanggal pengisian terakhir

Meteran Listrik Merk Itron

00 – Restart meter

03 – Total kWH listrik terpakai

07 – Batas kWH listrik

09 – Daya yang digunakan

41 – Voltase listrik

44 – Ampere terpakai

47 – Daya terpakai

54 – Kode token terakhir

59 – Jumlah kWH pengisian terakhir

69 – Menghitung jumlah berapa kali mati

75 – Cek ID meter PLN prabayar

79 – Cek batas minimal alarm

456xx – Merubah batas minimal alarm

78 – Cek delay alarm dalam menit

123xx – Merubah delay alarm misal 12310 untuk 10 menit

90 – Mematikan lampu LED pada meteran

Meteran Listrik Merk Glomet

37 – Cek sisa kWH

38 – Total kWH listrik terpakai

41 – Voltase listrik

47 – Daya terpakai

54 – Kode pengisian token terakhir

59 – Jumlah kWH pengisian terakhir

75 – Cek ID meter PLN prabayar

79 – Cek batas minimal alarm

Meteran Listrik Merk Star

07 – Cek sisa kWH

12 – Cek batas minimal alarm

65 – Cek ID meter listrik prabayar

76 – Jumlah kWH pengisian terakhir

Itulah kode-kode penting dan fungsinya pada masing-masing merk meteran listrik yang biasa digunakan di Indonesia, Toppers! Dengan menggunakan kode tersebut, kamu bisa melakukan pengaturan sedemikian rupa agar pemakaian listrik dapat kamu kontrol sepenuhnya. Sehingga, kamu bisa lebih mengira-ngira berapa pengeluaran untuk membeli pulsa listrik dalam satu bulan. (*/red)


from MASALEMBO https://ift.tt/3r3OJkt
via gqrds

Kamis, 08 Juli 2021

Kabid Aset: Pembongkaran Aset Pagar Rujab DPRD Pasangkayu Belum Ada Kordinasi

Yusri, S.Sos (ist)

PASANGKAYU, MASALEMBO.COM – Pekerjaan pembangunan pagar rumah jabatan (Rujab) Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu dinilai melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 63 tahun 2016 Tentang Aset Daerah. Pasalnya, bangunan pagar yang merupakan aset daerah tersebut dibongkar beberapa pekan lalu tanpa berkoordinasi ke bidang aset.

Kepala Bidang Aset BPKAD Pemda Pasangkayu, Yusri, S.Sos mengatakan, pekerjaan rehab pagar sepanjang lebih kurang 20 meter dengan anggaran Rp197 juta lebih itu, tidak disertai surat berita acara pembongkaran atau penghapusan aset daerah, baik dari penyedia maupun pelaksana.

"Ketika ingin membangun bangunan baru pada titik bangunan yang sebelumnya, seharusnya pihak OPD berkoordinasi dan mengusulkan terlebih dahulu kepada kami (bidang aset)," ungkap Yusri, Selasa (6/7/2021).

Yusri juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini ia belum menerima penyampaian ihwal pembongkaran pagar depan Rujab DPRD dari pihak penyedia dalam hal ini Sekertariat DPRD Pasangkayu.

"Sampai saat ini saya belum mendapatkan penyampaian apalagi surat pengusulan berita acara penghapusan aset," jelasnya.

Ketika ditanya soal mekanisme pengelolaan aset, Yusri menjelaskan apabila melakukan rehab yang menghilangkan atau mengubah struktur bangunan dengan memugar bangunan yang ada, persentase 65 persen keatas wajib membuat berita acara penghapusan aset. Namun menurutnya, meski tidak mencapai 65 persen namun pekerjaan tersebut masuk dalam perencanaan dan akan dilakukan rehab keseluruhan secara bertahap, maka wajib dibuatkan berita acara penghapusan aset. 

"Bila ini masuk dalam Rencana kerja (Renja) Sekertariat DPRD dan akan melakukan rehab berat keseluruhan terhadap pagar yang ada disekisaran Rujab DPRD secara bertahap, maka wajib untuk dilakukan penghapusan aset daerah yang telah dibongkar," tegasnya.

Lebih jauh Yusri menyampaikan, bangunan yang dihapus itu harus ada penjelasan berapa nilai yang akan dihapus. Bila pekerjaan bangunan merupakan tahap awal dan akan berkelanjutan. Ia menjelaskan menghapus sebagian atau seluruh bangunan itu harus ada beberapa pertimbangan, misalnya sudah tidak representatif untuk operasional.

"Saya tidak mengetahui pembongkaran itu karena tidak ada koordinasi bahwa akan dilakukan pembongkaran aset dalam hal ini pagar depan Rujab Ketua DPRD Pasangkayu," tutupnya. (Eds)


from MASALEMBO https://ift.tt/2TRBvLj
via gqrds

Sukseskan Vaksinasi dan PPKM Mikro, Kapolres Enrekang Gandeng Pimpinan Ormas, LSM dan Mahasiswa


ENREKANG, MASALEMBO.COM - Dalam rangka mengsukseskan program vaksinasi nasional Covid-19 di Kabupaten Enrekang, Polres Enrekang melaksanakan kegiatan tatap muka bertempat di ruang loby Polres Enrekang, Kamis (08/07/21).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MUI diwakili oleh Dr. Ilham kadir L. Cm., NU Enrekang Lukman Manden, PD Muhammadiyah diwakili Kamaruddin Sita, GP Ansor  Ustadz H. Ahmad Tamsir, LDII  Hermansyah, Pemuda Pancasila Irfan Armin, Pemuda Muhammadiyah Umarudsin, IMM Dedi Setiawan, HMI Rahmat, PMII Sudarman Adi Putra, Wahda Islamiyah Takri, S. Ag, Tabliq M Natsir, dan dihadiri seluruh LSM, Ormas di daerah ini.

Dalam sambutannya Kapolres Enrekang mengajak kepada seluruh yang hadir untuk bersama menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Enrekang, serta untuk menyamakan persepsi saling mendukung dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang sudah sangat mempengaruhi seluruh aspek kehidupan masyarakat.

"Selama Pandemi ini kita telah mengalami proses belajar. Kita berharap kedepan masyarakat semakin lebih paham dengan kondisi ini," ujar Kapolres.

”Apapun yang terjadi, kita harus hadapi bersama dengan tenang, tidak boleh panik dan tidak terprovokasi dengan isu yang menyesatkan kita," lanjut Kapolres AKBP Andi Sinjaya.

Untuk itu Kapolres meminta dukungan seluruh elemen agar Kabupaten Enrekang berubah dari zona kuning menjadi zona hijau dengan terus mendorong masyarakat untuk tetap menjalani protkes yang benar.

Ia menjelaskan berbagai upaya telah dilakukan Polres Enrekang untuk membantu Pemerintah menurunkan penambahan kasus baru Covid-19 mulai dari pembagian masker, sosialisasi, penerapan Prokes yang sangat ketat, melakukan vaksinasi massal dan kini membuka gerai vaksin Presisi Covid-19.


“Mari kita saling mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesahatan, baik di tempat ibadah, pasar dan kegiatan-kegiatan lainnya karena kita semua adalah saudara saling mengingatkan satu sama lain demi kebaikan bersama," ujarnya

Diakhir kesempatan, Kapolres mengajak kepada seluruh elemen masyarakan untuk mewaspadai pemberitaan yang mengandung unsur SARA, ujaran Kebencian (hate speech), Kebohongan (hoax) yang marak terjadi saat ini. “Mari teliti dan bijak dalam menggunakan media sosial kita, karena apabilah salah menggunakan akan merugikan Negara Kesatuan Republik Indonesia," pintanya. 

Ketua MUI Kabupaten Enrekang diwakili oleh Dr. Ilham kadir L. Cm. Menurutnya, vaksinasi adalah kepentingan seluruh warga.

"Ini kan kepentingan bersama, demi menjaga. Kalau orang divaksin kan bukan hanya dirinya tapi orang lain diselamatkan," jelasnya

Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan keputusan himbauan bersama demi mendukungnya Program pemerintah. Adapun kesepakatan himbauan bersama yang di sepakati yaitu :

Pertama, agar seluruh masyarakat enrekang mematuhi segala peraturan perundang-undangan yang berlaku

Kedua, mematuhi protokol kesehatan yang ketat dimasa pandemi khususnya satgas Covid-19 Kabupaten Enrekang, dan pemerintah dalam melakukan pembatasan kegiatan masyarakat demi kemaslahatan bersama dan mencegah penularan Covid-19 yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dan air bersih, jaga jarak, mengurangi mobilitas yang tidak perlu dan menjauhi kerumunan

Ketiga, mendukung program vaksinasi pemerintah serta mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti vaksinasi demi terciptanya kekebalan/imunitas terhadap Covid-19 (herd imun)

Keempat, tidakmelakukan provokasi dan penyebaran berita-berita/informasi yang tidak pasti kebenarannya apalagi hoax yang dapat menyesatkan masyarakat. (El/Rd)


from MASALEMBO https://ift.tt/3yBvD7W
via gqrds

Baznas dan Pandangan Masyarakat

Dedi Setiawan
(Ketua Umum PC IMM Kabupaten Enrekang, Mahasiswa Pascasarjana Unismuh Makassar)


ENREKANG saat ini sedang dihebohkan dengan berita terkait bantuan dana riset dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), Drs. Yunus Busa, M.Si yang dianggap masyarakat tidak layak karena sasarannya adalah sekelas rektor. 

Jika ditelisik lebih dalam, sesungguhnya ada hal yang menjanggal dari berita dan komentar yang bermunculan di media online maupun media sosial perihal bantuan dana riset kepada Rektor UNIMEN dalam proses penyelesaian penelitian disertasinya sebagai salah satu persyaratan dalam mencapai gelar doktor. 

Letak keganjalannya adalah, sebagian besar masyarakat menganggap bahwa yang berhak mendapatkan dana zakat adalah hanya fakir dan miskin. Padahal dalam Al Qur`an sendiri diuraikan 8 golongan (ashnaf) yang berhak mendapatkan zakat.

Dalam Al Qur`an Surah at Taubah ayat 60 dijelaskan tentang 8 golongan (ashnaf) yang berhak mendapatkan zakat. Golongan mustahiq tersebut, yaitu; fakir, miskin, amil zakat, muallaf, hamba sahaya (riqaab), orang yang berhutang (gharimin), orang yang berjuang di jalan Allah (fisabilillah) dan orang yang sedang dalam perjalanan atau ibnu sabil.

Terjadinya mispersepsi di masyarakat bisa jadi karena kurang maksimalnya sosialisasi yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Enrekang. Atau memang disengaja oleh sebagian oknum untuk memanfaatkan kejadian tersebut yang berdampak pada masyarakat tidak percaya (menyalahkan). Baznas dan oknum cerdas harus mampu memberi pemahaman baik sampai ke masyarakat akar rumput.

Sementara ini kesan yang terbangun adalah bahwa Baznas hanya fokus sosialisasikan penerima zakat hanya orang tidak mampu, fakir, dan miskin. Akibatnya ashnaf lain yang juga berhak mendapatkan dana zakat, seperti amil, muallaf, riqaab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil menjadi dikesampingkan.

Secara konstitusi beasiswa riset merupakan jenis beasiswa yang diprogramkan oleh Baznas Pusat. Beasiswa ini dimaksudkan untuk membiayai riset tentang pengembangan Baznas kedepan. Hal inilah yang mencoba diselaraskan oleh Baznas Kabupaten Enrekang. Yang harusnya semua berhak mendapat tanpa ada hak-hak tertentu yang dikebiri.

Terkait dengan bantuan riset Rektor UNIMEN dalam penyelesaian program doktornya sesungguhnya tidak melanggar syariah dan regulasi Baznas. Keliru ketika menganggap bahwa hanya karena posisi rektor lantas tidak berhak mendapatkan dana zakat. Pihak Baznas dalam hal ini harus lebih proporsional dan objektif dalam mengambil kebijakan terhadap 8 ashnaf mustahiq. 

Baznas Kabupaten Enrekang harus mampu melihat dan mengambil kebijakan secara profesional dan didukung oleh masyarakat luas agar tidak terjadi kekeliruan persepsi atau penggelintiran paham sampai di telinga publik. Dengan tidak mengesampingkan salah satu dari delapan ashnaf yang juga berhak mendapatkan zakat. Seperti para penuntut ilmu dengan tanpa melihat jenjang pendidikan, siapa, dan dari mana selagi mereka berhak untuk mendapatkan.

Sosialisasi Baznas Kabupaten Enrekang juga harus massif dilakukan dan sampai pada masyarakat akar rumput, agar penafsiran dan pemahaman terkait dengan dana zakat dan penyalurannya tidak disalahartikan dan dinilai secara parsial. Semoga Baznas Kabupaten Enrekang kedepan bisa lebih baik, objektif, dan tepat saran dalam menyalurkan program kemanusiaan. Semoga! (*)


from MASALEMBO https://ift.tt/36ppuj3
via gqrds

Sabtu, 26 Juni 2021

Poltekkes Mamuju Lakukan Edukasi Kesehatan Penanganan Penyakit Stroke



MAMUJU, MASALEMBO.COM - Stroke merupakan penyakit tidak menular yang menyebabkan kasus kematian terbanyak. Pada Tahun 2018 prevalensi stroke naik dari 7 persen menjadi 10,9 persen. Walaupun kasus sering ditemukan pada kelompok usia 45-74 tahun, stroke juga banyak ditemukan pada kelompok usia 15-24 tahun di Indonesia. (dilansir berita Tempo.co 26 Juni 2021). Bahkan selain kematian, penyakit ini dapat menimbulkan kecacatan jangka panjang. 

Bagi sebagian masyarakat, minimnya informasi kesehatan penyakit stroke menyebabkan kekurangpengetahuan dan ketidaktahuan tentang bahayanya apabila seseorang menderita penyakit stroke ini.

Hal inilah yang mendasari Tim Dosen dan Mahasiswa Keperawatan Poltekkes Kemenkes Mamuju, tepat dihari jumat (25/06/2021) berlokasi di Kantor Kelurahan Mamunyu, Kabupaten Mamuju, melakukan rangkaian pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan warga lingkungan Kelurahan Mamunyu, Babinsa, Binmas, pihak perwakilan Puskesmas Binanga dan SIGA PSC 119 dalam penyampaian informasi kesehatan tentang pentingnya penanganan kegawatdaruratan penyakit Stroke ini.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Lurah Mamunyu, Jaharuddin Poda, SE.

Dia menyampaikan bentuk apresiasi atas kepedulian Poltekkes Kemenkes Mamuju, yang menjadikan wilayah kelurahannya dalam melaksanakan kegiatan.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Dosen dan Tim Pengabdian Masyarakat, dan semoga informasi edukasi kesehatan ini, nantinya bisa disebarluaskan kepada warga kami di Kelurahan Mamunyu," pungkasnya.

Ketua Tim Pengabmas, Edi Purnomo, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sendiri nantinya berfokus bagaimana proses pengaktifan emergency medical system sederhana terhadap penanganan kegawatdaruratan pasien stroke.

Dia mengungkapkan, bahwasanya kegiatan ini sebenarnya mengedepankan peran aktif masyarakat atau kepala lingkungan di wilayah Kelurahan Mamunyu untuk mampu menjadi pusat informasi dan tanggap darurat dalam menghubungi layanan call center SIGA PSC 119 Kabupaten Mamuju, ketika ada warganya terserang penyakit stroke.

"Inilah kenapa didalam pertemuan kegiatan ini kami menghadirkan selain kepala lingkungan, juga ada pihak perwakilan pihak Puskesmas Binanga dan SIGA PSC 119 Kabupaten Mamuju, tujuannya adalah menginformasikan bahwa keberadaan SIGA PSC 119 dapat memberikan pertolongan tanggap gawat darurat (1 x 24 jam) terhadap setiap kondisi warga di Kabupaten Mamuju bukan hanya pada penyakit stroke saja, tetapi yang bersifat membutuhkan pertolongan dan penanganan segera," jelasnya.

"Kita berharap bahwa nantinya setelah kegiatan ini, ada output yang diharapkan dan sesuai kesepakatan kami dengan pihak kelurahan, bahwa para kepala lingkungan dapat menjadi satgas pusat informasi sebagai penghubung dan langsung mengontak SIGA PSC 119 bila ada warganya terserang penyakit Stroke ini, pungkasnya," (Fad/Andi Nasir/red).


from MASALEMBO https://ift.tt/3xPpc0q
via gqrds

Kamis, 17 Juni 2021

Siswa SMA 3 Majene Tembus Fakultas Kedokteran


MAJENE, MASALEMBO.COM - Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2021 memberikan berkah tersendiri bagi salah seorang siswa SMAN 3 Majene. Adalah Andi Nurul Alfiah Syahrir. Ia berhasil menembus Fakultas Kedokteran.

Alfiah, sapaan Andi Nurul Alfiah Syahrir sejak awal memang sudah bercita-cita untuk menembus jurusan kedokteran pada salah satu perguruan tinggi. Berbagai persiapan telah dilakukan, baik persiapan di sekolah dengan cara belajar ataupun privat di luar sekolah. Ia juga melakukan berbagai bentuk pembelajaran mandiri.

Pada saat pendaftaran mahasiswa melalui jalur SNMPTN, Andi Nur Alfiah merasa akan dapat diterima di jurusan kedokteran di salah satu perguruan tinggi. Hal tersebut diyakini karena melihat dan menganalisis nilai yang dimilikinya cukup baik dan diperkirakan mampu bersaing dengan nilai oleh siswa di sekolah lain. Hal itupun diamini oleh operator PDSS SMAN 3 Majene yang secara khusus memberikan keyakinan bahwa nilai Alfiah bisa diandalkan menembus persaingan di jalur SNMPTN. Tetapi, harapan berkata lain. Fia, tidak berhasil terjaring dari salah satu jurusan yaitu kedokteran gigi.

"Sedih, kecewa dan hampir putus asa dirasakan saat itu. Tetapi oleh guru SMAN 3 Majene selalu memberikan penguatan dan sugesti bahwa, kegagalan di jalur SNMPTN bukanlah akhir dari segalanya," kata Alfiah seperti dikutip sahabatliterasi SMA Negeri 3 Majene.

Ditambah lagi dorongan moril dari orangtua membuat Fia terus mendapat penguatan positif. Secara perlahan, dia kembali bersemangat dan termotivasi untuk mendaftar pada jalur lain. Sesaat setelah pengumuman SNMPTN, jalur SPAN PTKIN kembali dibuka. Fia dengan motivasi dan keyakinan yang tinggi kembali mencoba mendaftar pada jalur tersebut. Harapannya dapat menembus jurusan yang memang sudah dicita-citakan sejak kecil.

Tetapi, rezki, keberhasilan dan kegagalan memang sudah diatur oleh sang Maha Khalik. Fia kembali gagal menembus persaingan pada jurusan yang dipilihnya di salah satu perguruan tinggi. Kembali, Fia merasa sedih dan sangat terpukul dengan kegagalan yang kedua kalinya. Tekad yang kuat, semangat dan motivasi yang sudah tertanam kuat dalam diri Fia menjadikannya tetap tegar menghadapi kenyataan saat itu.

"Sembari dalam hati, mengatakan bahwa saya pasti bisa. saya pasti lulus," kenang manta Sekretaris OSIS SMA 3 Majene itu.

Sampai tibalah saatnya pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN terbuka. Dengan keyakinan yang tinggi Fia kembali mendaftar pada jalur tersebut. Persiapan yang matang, belajar yang tidak pernah berhenti dilakoni oleh untuk dapat menembus persaingan di jalur SBMPTN. Maklum, karena jalur SBMPTN berbeda dengan jalur SNMPTN dan SPAN PTKIN. Kedua jalur tersebut dilakukan dengan melihat persaingan nilai semester 1-5 dari semua siswa yang mendaftar dikedua jalur tersebut, tetapi pada jalur SBMPTN dilakukan dengan pelaksanaan tes. Dengan keyakinan yang tinggi Fia mengikuti tes SBMPTN yang dilaksanakan di Unsulbar sebagai salah satu panitia UTBK SBMPTN.

Sampai pada akhirnya, pengumuman SBMPTN menyatakan bahwa Andi Nurul Alfiah Syahrir dinyatakan diterima di jurusan Kedokteran di Universitas Mulawarman salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Kalimantan. Salah seorang siswa, yang juga sohib dari Fia, Andi Nurul Halisah juga dinayatakan lulus di Universitas Mulawarman pada jurusan ekonomi syariah.

Kepala SMA Negeri 3 Majene, Tanda, S.Pd. M.AP merasa sangat bersyukur dengan keberhasilan siswanya menembus salah satu jurusan favorit di Indonesia. "Berita tentang hasil SBMPTN yang diperoleh oleh siswa SMAN 3 Majene sudah didengar dan dilaporkan oleh siswa itu sendiri. Lebih jauh beliau mengatakan bahwa ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa, karena sejak beberapa tahun terakhir, belum ada siswa SMAN Majene yang dapat menembus jurusan favorit tersebut," kata Tanda.

Terakhir pada tahun 2005/2006 siswa SMAN 3 Majene dapat menembus jurusan kedokteran di UNHAS atas nama Wahdiat dan M Ayyip Kalma yang merupakan alumni kedokteran di UMI Makassar tahun 2005. Selain itu, ada juga beberapa siswa yang telah diketahui lolos pada jalur SNMPTN, jalur SPAN PTKIN pada perguruan tinggi Unsulbar dan STAIN Majene.

"Semoga dengan keberhasilan ini dapat menambah kualitas dan prestasi SMAN 3 Majene kedepannya," ujar Kepala Sekolah.

Ditempat lain, pengawas SMAN 3 Majene, Dra Roswati Karama, M. Si merasa sangat gembira. Beliau mengatakan bahwa berhasilnya siswa SMAN 3 Majene merupakan sebuah prestasi yang luar biasa. "Ini adalah sebuah prestasi dan prestisius bagi SMAN 3 Majene. Saya sangat yakin bahwa SMAN 3 Majene merupakan salah satu sekolah yang unggul di Sulawesi Barat. Ini ada beberapa fakta yang bisa dijadikan dasar, bahwa SMAN 3 Majene dalam ajang atau lomba baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional SMAN 3 Majene selalu berhasil mengirim utusannya," ujar Roswati.

Ditambah lagi, guru dan staf disana menpunyai kompetensi dan kemampuan yang baik. "Selamat buat SMAN 3 Majene, semoga kedepannya semakin memperlihatkan perkembangan yang signifikan untuk kemajuan pendidikan di Sulawesi Barat," pungkas Roswati. (Hr/Red)



from MASALEMBO https://ift.tt/3vwfWgc
via gqrds

Selasa, 01 Juni 2021

Majene Diguncang Gempa M 2,3



MAJENE, MASALEMBO.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,3 mengguncang Kabupaten Majene, Sulbar, Selasa (1/6/2021).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi sekitar pukul 10.19 WITA.

Episentrum gempa berada 2 kilometer (km) timur laut Majene dengan kedalaman 3 km. 

Lokasi gema berada di 3.01 lintas selatan (LS) - 118.91 bujur timur (BT).

Gempa juga dirasakan hingga ke Kabupaten Mamuju (Tapalang).

"Tidak berpotensi tsunami," kata BMKG-PGR IV.

Belum ada laporan gempa tersebut menimbulkan kerusakan pada daerah terdampak hingga berita ini diterbitkan. (fad/red)




from MASALEMBO https://ift.tt/3g47Fua
via gqrds