Kamis, 08 Juli 2021

Baznas dan Pandangan Masyarakat

Dedi Setiawan
(Ketua Umum PC IMM Kabupaten Enrekang, Mahasiswa Pascasarjana Unismuh Makassar)


ENREKANG saat ini sedang dihebohkan dengan berita terkait bantuan dana riset dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), Drs. Yunus Busa, M.Si yang dianggap masyarakat tidak layak karena sasarannya adalah sekelas rektor. 

Jika ditelisik lebih dalam, sesungguhnya ada hal yang menjanggal dari berita dan komentar yang bermunculan di media online maupun media sosial perihal bantuan dana riset kepada Rektor UNIMEN dalam proses penyelesaian penelitian disertasinya sebagai salah satu persyaratan dalam mencapai gelar doktor. 

Letak keganjalannya adalah, sebagian besar masyarakat menganggap bahwa yang berhak mendapatkan dana zakat adalah hanya fakir dan miskin. Padahal dalam Al Qur`an sendiri diuraikan 8 golongan (ashnaf) yang berhak mendapatkan zakat.

Dalam Al Qur`an Surah at Taubah ayat 60 dijelaskan tentang 8 golongan (ashnaf) yang berhak mendapatkan zakat. Golongan mustahiq tersebut, yaitu; fakir, miskin, amil zakat, muallaf, hamba sahaya (riqaab), orang yang berhutang (gharimin), orang yang berjuang di jalan Allah (fisabilillah) dan orang yang sedang dalam perjalanan atau ibnu sabil.

Terjadinya mispersepsi di masyarakat bisa jadi karena kurang maksimalnya sosialisasi yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Enrekang. Atau memang disengaja oleh sebagian oknum untuk memanfaatkan kejadian tersebut yang berdampak pada masyarakat tidak percaya (menyalahkan). Baznas dan oknum cerdas harus mampu memberi pemahaman baik sampai ke masyarakat akar rumput.

Sementara ini kesan yang terbangun adalah bahwa Baznas hanya fokus sosialisasikan penerima zakat hanya orang tidak mampu, fakir, dan miskin. Akibatnya ashnaf lain yang juga berhak mendapatkan dana zakat, seperti amil, muallaf, riqaab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil menjadi dikesampingkan.

Secara konstitusi beasiswa riset merupakan jenis beasiswa yang diprogramkan oleh Baznas Pusat. Beasiswa ini dimaksudkan untuk membiayai riset tentang pengembangan Baznas kedepan. Hal inilah yang mencoba diselaraskan oleh Baznas Kabupaten Enrekang. Yang harusnya semua berhak mendapat tanpa ada hak-hak tertentu yang dikebiri.

Terkait dengan bantuan riset Rektor UNIMEN dalam penyelesaian program doktornya sesungguhnya tidak melanggar syariah dan regulasi Baznas. Keliru ketika menganggap bahwa hanya karena posisi rektor lantas tidak berhak mendapatkan dana zakat. Pihak Baznas dalam hal ini harus lebih proporsional dan objektif dalam mengambil kebijakan terhadap 8 ashnaf mustahiq. 

Baznas Kabupaten Enrekang harus mampu melihat dan mengambil kebijakan secara profesional dan didukung oleh masyarakat luas agar tidak terjadi kekeliruan persepsi atau penggelintiran paham sampai di telinga publik. Dengan tidak mengesampingkan salah satu dari delapan ashnaf yang juga berhak mendapatkan zakat. Seperti para penuntut ilmu dengan tanpa melihat jenjang pendidikan, siapa, dan dari mana selagi mereka berhak untuk mendapatkan.

Sosialisasi Baznas Kabupaten Enrekang juga harus massif dilakukan dan sampai pada masyarakat akar rumput, agar penafsiran dan pemahaman terkait dengan dana zakat dan penyalurannya tidak disalahartikan dan dinilai secara parsial. Semoga Baznas Kabupaten Enrekang kedepan bisa lebih baik, objektif, dan tepat saran dalam menyalurkan program kemanusiaan. Semoga! (*)


from MASALEMBO https://ift.tt/36ppuj3
via gqrds

Sabtu, 26 Juni 2021

Poltekkes Mamuju Lakukan Edukasi Kesehatan Penanganan Penyakit Stroke



MAMUJU, MASALEMBO.COM - Stroke merupakan penyakit tidak menular yang menyebabkan kasus kematian terbanyak. Pada Tahun 2018 prevalensi stroke naik dari 7 persen menjadi 10,9 persen. Walaupun kasus sering ditemukan pada kelompok usia 45-74 tahun, stroke juga banyak ditemukan pada kelompok usia 15-24 tahun di Indonesia. (dilansir berita Tempo.co 26 Juni 2021). Bahkan selain kematian, penyakit ini dapat menimbulkan kecacatan jangka panjang. 

Bagi sebagian masyarakat, minimnya informasi kesehatan penyakit stroke menyebabkan kekurangpengetahuan dan ketidaktahuan tentang bahayanya apabila seseorang menderita penyakit stroke ini.

Hal inilah yang mendasari Tim Dosen dan Mahasiswa Keperawatan Poltekkes Kemenkes Mamuju, tepat dihari jumat (25/06/2021) berlokasi di Kantor Kelurahan Mamunyu, Kabupaten Mamuju, melakukan rangkaian pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan warga lingkungan Kelurahan Mamunyu, Babinsa, Binmas, pihak perwakilan Puskesmas Binanga dan SIGA PSC 119 dalam penyampaian informasi kesehatan tentang pentingnya penanganan kegawatdaruratan penyakit Stroke ini.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Lurah Mamunyu, Jaharuddin Poda, SE.

Dia menyampaikan bentuk apresiasi atas kepedulian Poltekkes Kemenkes Mamuju, yang menjadikan wilayah kelurahannya dalam melaksanakan kegiatan.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Dosen dan Tim Pengabdian Masyarakat, dan semoga informasi edukasi kesehatan ini, nantinya bisa disebarluaskan kepada warga kami di Kelurahan Mamunyu," pungkasnya.

Ketua Tim Pengabmas, Edi Purnomo, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sendiri nantinya berfokus bagaimana proses pengaktifan emergency medical system sederhana terhadap penanganan kegawatdaruratan pasien stroke.

Dia mengungkapkan, bahwasanya kegiatan ini sebenarnya mengedepankan peran aktif masyarakat atau kepala lingkungan di wilayah Kelurahan Mamunyu untuk mampu menjadi pusat informasi dan tanggap darurat dalam menghubungi layanan call center SIGA PSC 119 Kabupaten Mamuju, ketika ada warganya terserang penyakit stroke.

"Inilah kenapa didalam pertemuan kegiatan ini kami menghadirkan selain kepala lingkungan, juga ada pihak perwakilan pihak Puskesmas Binanga dan SIGA PSC 119 Kabupaten Mamuju, tujuannya adalah menginformasikan bahwa keberadaan SIGA PSC 119 dapat memberikan pertolongan tanggap gawat darurat (1 x 24 jam) terhadap setiap kondisi warga di Kabupaten Mamuju bukan hanya pada penyakit stroke saja, tetapi yang bersifat membutuhkan pertolongan dan penanganan segera," jelasnya.

"Kita berharap bahwa nantinya setelah kegiatan ini, ada output yang diharapkan dan sesuai kesepakatan kami dengan pihak kelurahan, bahwa para kepala lingkungan dapat menjadi satgas pusat informasi sebagai penghubung dan langsung mengontak SIGA PSC 119 bila ada warganya terserang penyakit Stroke ini, pungkasnya," (Fad/Andi Nasir/red).


from MASALEMBO https://ift.tt/3xPpc0q
via gqrds

Kamis, 17 Juni 2021

Siswa SMA 3 Majene Tembus Fakultas Kedokteran


MAJENE, MASALEMBO.COM - Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2021 memberikan berkah tersendiri bagi salah seorang siswa SMAN 3 Majene. Adalah Andi Nurul Alfiah Syahrir. Ia berhasil menembus Fakultas Kedokteran.

Alfiah, sapaan Andi Nurul Alfiah Syahrir sejak awal memang sudah bercita-cita untuk menembus jurusan kedokteran pada salah satu perguruan tinggi. Berbagai persiapan telah dilakukan, baik persiapan di sekolah dengan cara belajar ataupun privat di luar sekolah. Ia juga melakukan berbagai bentuk pembelajaran mandiri.

Pada saat pendaftaran mahasiswa melalui jalur SNMPTN, Andi Nur Alfiah merasa akan dapat diterima di jurusan kedokteran di salah satu perguruan tinggi. Hal tersebut diyakini karena melihat dan menganalisis nilai yang dimilikinya cukup baik dan diperkirakan mampu bersaing dengan nilai oleh siswa di sekolah lain. Hal itupun diamini oleh operator PDSS SMAN 3 Majene yang secara khusus memberikan keyakinan bahwa nilai Alfiah bisa diandalkan menembus persaingan di jalur SNMPTN. Tetapi, harapan berkata lain. Fia, tidak berhasil terjaring dari salah satu jurusan yaitu kedokteran gigi.

"Sedih, kecewa dan hampir putus asa dirasakan saat itu. Tetapi oleh guru SMAN 3 Majene selalu memberikan penguatan dan sugesti bahwa, kegagalan di jalur SNMPTN bukanlah akhir dari segalanya," kata Alfiah seperti dikutip sahabatliterasi SMA Negeri 3 Majene.

Ditambah lagi dorongan moril dari orangtua membuat Fia terus mendapat penguatan positif. Secara perlahan, dia kembali bersemangat dan termotivasi untuk mendaftar pada jalur lain. Sesaat setelah pengumuman SNMPTN, jalur SPAN PTKIN kembali dibuka. Fia dengan motivasi dan keyakinan yang tinggi kembali mencoba mendaftar pada jalur tersebut. Harapannya dapat menembus jurusan yang memang sudah dicita-citakan sejak kecil.

Tetapi, rezki, keberhasilan dan kegagalan memang sudah diatur oleh sang Maha Khalik. Fia kembali gagal menembus persaingan pada jurusan yang dipilihnya di salah satu perguruan tinggi. Kembali, Fia merasa sedih dan sangat terpukul dengan kegagalan yang kedua kalinya. Tekad yang kuat, semangat dan motivasi yang sudah tertanam kuat dalam diri Fia menjadikannya tetap tegar menghadapi kenyataan saat itu.

"Sembari dalam hati, mengatakan bahwa saya pasti bisa. saya pasti lulus," kenang manta Sekretaris OSIS SMA 3 Majene itu.

Sampai tibalah saatnya pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN terbuka. Dengan keyakinan yang tinggi Fia kembali mendaftar pada jalur tersebut. Persiapan yang matang, belajar yang tidak pernah berhenti dilakoni oleh untuk dapat menembus persaingan di jalur SBMPTN. Maklum, karena jalur SBMPTN berbeda dengan jalur SNMPTN dan SPAN PTKIN. Kedua jalur tersebut dilakukan dengan melihat persaingan nilai semester 1-5 dari semua siswa yang mendaftar dikedua jalur tersebut, tetapi pada jalur SBMPTN dilakukan dengan pelaksanaan tes. Dengan keyakinan yang tinggi Fia mengikuti tes SBMPTN yang dilaksanakan di Unsulbar sebagai salah satu panitia UTBK SBMPTN.

Sampai pada akhirnya, pengumuman SBMPTN menyatakan bahwa Andi Nurul Alfiah Syahrir dinyatakan diterima di jurusan Kedokteran di Universitas Mulawarman salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Kalimantan. Salah seorang siswa, yang juga sohib dari Fia, Andi Nurul Halisah juga dinayatakan lulus di Universitas Mulawarman pada jurusan ekonomi syariah.

Kepala SMA Negeri 3 Majene, Tanda, S.Pd. M.AP merasa sangat bersyukur dengan keberhasilan siswanya menembus salah satu jurusan favorit di Indonesia. "Berita tentang hasil SBMPTN yang diperoleh oleh siswa SMAN 3 Majene sudah didengar dan dilaporkan oleh siswa itu sendiri. Lebih jauh beliau mengatakan bahwa ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa, karena sejak beberapa tahun terakhir, belum ada siswa SMAN Majene yang dapat menembus jurusan favorit tersebut," kata Tanda.

Terakhir pada tahun 2005/2006 siswa SMAN 3 Majene dapat menembus jurusan kedokteran di UNHAS atas nama Wahdiat dan M Ayyip Kalma yang merupakan alumni kedokteran di UMI Makassar tahun 2005. Selain itu, ada juga beberapa siswa yang telah diketahui lolos pada jalur SNMPTN, jalur SPAN PTKIN pada perguruan tinggi Unsulbar dan STAIN Majene.

"Semoga dengan keberhasilan ini dapat menambah kualitas dan prestasi SMAN 3 Majene kedepannya," ujar Kepala Sekolah.

Ditempat lain, pengawas SMAN 3 Majene, Dra Roswati Karama, M. Si merasa sangat gembira. Beliau mengatakan bahwa berhasilnya siswa SMAN 3 Majene merupakan sebuah prestasi yang luar biasa. "Ini adalah sebuah prestasi dan prestisius bagi SMAN 3 Majene. Saya sangat yakin bahwa SMAN 3 Majene merupakan salah satu sekolah yang unggul di Sulawesi Barat. Ini ada beberapa fakta yang bisa dijadikan dasar, bahwa SMAN 3 Majene dalam ajang atau lomba baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional SMAN 3 Majene selalu berhasil mengirim utusannya," ujar Roswati.

Ditambah lagi, guru dan staf disana menpunyai kompetensi dan kemampuan yang baik. "Selamat buat SMAN 3 Majene, semoga kedepannya semakin memperlihatkan perkembangan yang signifikan untuk kemajuan pendidikan di Sulawesi Barat," pungkas Roswati. (Hr/Red)



from MASALEMBO https://ift.tt/3vwfWgc
via gqrds

Selasa, 01 Juni 2021

Majene Diguncang Gempa M 2,3



MAJENE, MASALEMBO.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,3 mengguncang Kabupaten Majene, Sulbar, Selasa (1/6/2021).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi sekitar pukul 10.19 WITA.

Episentrum gempa berada 2 kilometer (km) timur laut Majene dengan kedalaman 3 km. 

Lokasi gema berada di 3.01 lintas selatan (LS) - 118.91 bujur timur (BT).

Gempa juga dirasakan hingga ke Kabupaten Mamuju (Tapalang).

"Tidak berpotensi tsunami," kata BMKG-PGR IV.

Belum ada laporan gempa tersebut menimbulkan kerusakan pada daerah terdampak hingga berita ini diterbitkan. (fad/red)




from MASALEMBO https://ift.tt/3g47Fua
via gqrds

Kamis, 27 Mei 2021

HMI MPO Badko Sulselbar Klarifikasi Tudingan Miring Penyalahgunaan Dana Gempa

Pengurus HMI MPO Badko Sulselbar saat menggelar konfrensi pers di Cafe Smile DJ Majene, Kamis, 27 Mei 2021. [Egi/masalembo.com]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Merespon maraknya pemberitaan serta tudingan yang tertuju pada HMI MPO Badko Sulselbar, organisasi kemahasiswaan ini menyampaikan klarifikasi, Kamis (27/5/2021). Klarifikasi disampaikan sebagai tanggungjawab moral terhadap tudingan tersebut.

Koordinator Wilayah HMI MPO Badko Sulselbar, Rudiansyah menjelaskan pada Senin, 1 Februari 2021 ia dan Abdul Rahman selaku Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Pemuda HMI Badko Sulselbar memang benar menyampaikan surat permohonan bantuan dana kegiatan Solidaritas Peduli Gempa Sulawesi Barat kepada Pemprov Sulbar. Kegiatan tersebut berupa bantuan “trauma healing” terhadap masyarakat terdampak. Kegiatan tersebut dilaksanakan terpusat di posko pengungsian SMAN 3 Kabupaten Majene. 

"Dalam hal ini, Pemerintah mengiyakan dan menyetujui untuk membantu melalui Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, dan selanjutnya bantuan dana itu dikirim via nomor rekening kami sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah)," kata Rudiansyah melalui konfrensi pers yang digelar di Cafe Smile DJ Majene, Kamis (27/5).

Rudi mengatakan, dalam memberikan bantuan dana ini Pemprov Sulawesi Barat tidak pernah meminta laporan dari pelaksanan kegiatan tersebut. Namun di kemudian hari ternyata bantuan yang didistribusikan melalui HMI Badko Sulselbar itu menjadi salah satu temuan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar terhadap pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 

"Kami tegaskan dana itu telah dikembalikan menjadi kas daerah oleh Pemprov Sulbar, sehingga telah tuntas secara hukum," terang Rudiansyah.

Rudi juga menepis jika HMI Badko Sulselbar menyalahgunakan anggaran seperti yang menjadi tudingan beberapa oknum. Hal ini dapat dibuktikan secara autentik dengan adanya fakta keterlibatan pengurus HMI Badko Sulselbar sebagai relawan pada peristiwa gempa 6,2 SR yang terjadi di Sulbar bulan Januari lalu. 

"HMI Badko Sulselbar senantiasa berkomitmen dan berkontribusi positif untuk daerah khususnya di Sulawesi Barat. Eksistensi HMI di Sulawesi Barat adalah bentuk kebebasan berekspresi dan berorganisasi yang dijamin oleh Undang-undang," tegasnya.
 
Kepada awak media HMI MPO Badko Sulselbar mengecam segala bentuk tudingan miring berupa peryataan “perampok intelektual” serta berita hoax yang disampaikan oleh oknum tertentu. Pihaknya tegaskan akan menempuh jalur hukum jika ada upaya oknum tertentu dalam mendiskreditkan serta mencemarkan nama baik Himpunan Mahasiswa Islam khususnya HMI Badko Sulselbar secara berkelanjutan. (Hr/Red)








from MASALEMBO https://ift.tt/3bXBXNW
via gqrds

Sabtu, 15 Mei 2021

Minggu Pagi, Israel Kembali Lancarkan Serangan ke Jalur Gaza


GAZA, MASALEMBO.COM - Israel mengebom rumah kepala Hamas di Gaza pada Minggu pagi (16/05/21). Sementara kelompok Hamas terus menembakkan serangan roket ke Tel Aviv saat permusuhan meluas hingga hari ketujuh tanpa ada tanda-tanda mereda.

Setidaknya empat warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel di daerah kantong pantai, kata pejabat kesehatan seperti dilansir dari Reuters. Banyak yang terluka ketika suara pemboman besar-besaran meraung sepanjang malam. Orang-orang Israel lari ke tempat perlindungan bom saat sirene peringatan tembakan roket yang masuk meraung di Tel Aviv dan kota selatan Beersheba. Sekitar 10 orang terluka saat berlindung, kata petugas medis.

Sedikitnya 149 orang tewas di Gaza sejak kekerasan dimulai pada Senin, termasuk 41 anak-anak, kata pejabat kesehatan. Israel telah melaporkan 10 orang tewas, termasuk dua anak.
Utusan dari Amerika Serikat, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Mesir sedang bekerja untuk memulihkan ketenangan tetapi belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan. Dewan Keamanan PBB dijadwalkan bertemu pada Minggu malam untuk membahas wabah terburuk kekerasan Israel-Palestina dalam beberapa tahun.

Baik Israel dan Hamas bersikeras mereka akan melanjutkan tembakan lintas perbatasan mereka, sehari setelah Israel menghancurkan gedung 12 lantai di Kota Gaza yang pernah menjadi rumah bagi Associated Press AS dan operasi media Al Jazeera yang berbasis di Qatar.

Militer Israel mengatakan, gedung al-Jala adalah target militer yang sah, berisi kantor militer Hamas, dan telah memberikan peringatan kepada warga sipil untuk keluar dari gedung sebelum serangan itu.

AP mengutuk serangan itu, dan meminta Israel untuk mengajukan bukti. “Kami tidak memiliki indikasi Hamas berada di dalam gedung atau aktif di dalam gedung,” kata organisasi berita itu dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Reuters.

Dalam apa yang disebut pembalasan atas penghancuran Israel atas gedung al-Jala, Hamas menembakkan roket ke Tel Aviv dan kota-kota di Israel selatan pada Minggu pagi.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan, pada Sabtu malam bahwa Israel masih di tengah-tengah operasi ini, masih belum berakhir dan operasi ini akan berlanjut selama diperlukan.

Dalam ledakan serangan udara pada Minggu pagi, Israel menargetkan rumah Yehya Al-Sinwar, yang sejak 2017 telah mengepalai sayap politik dan militer Hamas di Gaza, kata stasiun TV kelompok itu.

Serangan udara lain menewaskan seorang ahli saraf Gaza dan melukai istri dan putrinya, kata petugas medis dan kerabat Palestina. (*/red)


from MASALEMBO https://ift.tt/3hutZiU
via gqrds

Selasa, 11 Mei 2021

7 Rumah Dikabarkan Terbakar di Mamuju



MAMUJU, MASALEMBONCOM -Kebakaran sempat terjadi di Jalan Pattimura, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Rabu (12/5/2021).

Dari informasi yang dihimpun,  kebakaran awalnya terjadi pukul 11.00 WITA.

Sebanyak 7 unit rumah dikabarkan terbakar.

Banyaknya bangunan yang berbahan dasar kayu membuat api cepat merembes ke bangunan lainnya. Apalagi, saat kebakaran, angin bertiup cukup kencang.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. (Fad/red)




from MASALEMBO https://ift.tt/2RaqrYk
via gqrds