Sabtu, 26 Juni 2021

Poltekkes Mamuju Lakukan Edukasi Kesehatan Penanganan Penyakit Stroke



MAMUJU, MASALEMBO.COM - Stroke merupakan penyakit tidak menular yang menyebabkan kasus kematian terbanyak. Pada Tahun 2018 prevalensi stroke naik dari 7 persen menjadi 10,9 persen. Walaupun kasus sering ditemukan pada kelompok usia 45-74 tahun, stroke juga banyak ditemukan pada kelompok usia 15-24 tahun di Indonesia. (dilansir berita Tempo.co 26 Juni 2021). Bahkan selain kematian, penyakit ini dapat menimbulkan kecacatan jangka panjang. 

Bagi sebagian masyarakat, minimnya informasi kesehatan penyakit stroke menyebabkan kekurangpengetahuan dan ketidaktahuan tentang bahayanya apabila seseorang menderita penyakit stroke ini.

Hal inilah yang mendasari Tim Dosen dan Mahasiswa Keperawatan Poltekkes Kemenkes Mamuju, tepat dihari jumat (25/06/2021) berlokasi di Kantor Kelurahan Mamunyu, Kabupaten Mamuju, melakukan rangkaian pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan warga lingkungan Kelurahan Mamunyu, Babinsa, Binmas, pihak perwakilan Puskesmas Binanga dan SIGA PSC 119 dalam penyampaian informasi kesehatan tentang pentingnya penanganan kegawatdaruratan penyakit Stroke ini.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Lurah Mamunyu, Jaharuddin Poda, SE.

Dia menyampaikan bentuk apresiasi atas kepedulian Poltekkes Kemenkes Mamuju, yang menjadikan wilayah kelurahannya dalam melaksanakan kegiatan.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Dosen dan Tim Pengabdian Masyarakat, dan semoga informasi edukasi kesehatan ini, nantinya bisa disebarluaskan kepada warga kami di Kelurahan Mamunyu," pungkasnya.

Ketua Tim Pengabmas, Edi Purnomo, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sendiri nantinya berfokus bagaimana proses pengaktifan emergency medical system sederhana terhadap penanganan kegawatdaruratan pasien stroke.

Dia mengungkapkan, bahwasanya kegiatan ini sebenarnya mengedepankan peran aktif masyarakat atau kepala lingkungan di wilayah Kelurahan Mamunyu untuk mampu menjadi pusat informasi dan tanggap darurat dalam menghubungi layanan call center SIGA PSC 119 Kabupaten Mamuju, ketika ada warganya terserang penyakit stroke.

"Inilah kenapa didalam pertemuan kegiatan ini kami menghadirkan selain kepala lingkungan, juga ada pihak perwakilan pihak Puskesmas Binanga dan SIGA PSC 119 Kabupaten Mamuju, tujuannya adalah menginformasikan bahwa keberadaan SIGA PSC 119 dapat memberikan pertolongan tanggap gawat darurat (1 x 24 jam) terhadap setiap kondisi warga di Kabupaten Mamuju bukan hanya pada penyakit stroke saja, tetapi yang bersifat membutuhkan pertolongan dan penanganan segera," jelasnya.

"Kita berharap bahwa nantinya setelah kegiatan ini, ada output yang diharapkan dan sesuai kesepakatan kami dengan pihak kelurahan, bahwa para kepala lingkungan dapat menjadi satgas pusat informasi sebagai penghubung dan langsung mengontak SIGA PSC 119 bila ada warganya terserang penyakit Stroke ini, pungkasnya," (Fad/Andi Nasir/red).


from MASALEMBO https://ift.tt/3xPpc0q
via gqrds

Kamis, 17 Juni 2021

Siswa SMA 3 Majene Tembus Fakultas Kedokteran


MAJENE, MASALEMBO.COM - Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2021 memberikan berkah tersendiri bagi salah seorang siswa SMAN 3 Majene. Adalah Andi Nurul Alfiah Syahrir. Ia berhasil menembus Fakultas Kedokteran.

Alfiah, sapaan Andi Nurul Alfiah Syahrir sejak awal memang sudah bercita-cita untuk menembus jurusan kedokteran pada salah satu perguruan tinggi. Berbagai persiapan telah dilakukan, baik persiapan di sekolah dengan cara belajar ataupun privat di luar sekolah. Ia juga melakukan berbagai bentuk pembelajaran mandiri.

Pada saat pendaftaran mahasiswa melalui jalur SNMPTN, Andi Nur Alfiah merasa akan dapat diterima di jurusan kedokteran di salah satu perguruan tinggi. Hal tersebut diyakini karena melihat dan menganalisis nilai yang dimilikinya cukup baik dan diperkirakan mampu bersaing dengan nilai oleh siswa di sekolah lain. Hal itupun diamini oleh operator PDSS SMAN 3 Majene yang secara khusus memberikan keyakinan bahwa nilai Alfiah bisa diandalkan menembus persaingan di jalur SNMPTN. Tetapi, harapan berkata lain. Fia, tidak berhasil terjaring dari salah satu jurusan yaitu kedokteran gigi.

"Sedih, kecewa dan hampir putus asa dirasakan saat itu. Tetapi oleh guru SMAN 3 Majene selalu memberikan penguatan dan sugesti bahwa, kegagalan di jalur SNMPTN bukanlah akhir dari segalanya," kata Alfiah seperti dikutip sahabatliterasi SMA Negeri 3 Majene.

Ditambah lagi dorongan moril dari orangtua membuat Fia terus mendapat penguatan positif. Secara perlahan, dia kembali bersemangat dan termotivasi untuk mendaftar pada jalur lain. Sesaat setelah pengumuman SNMPTN, jalur SPAN PTKIN kembali dibuka. Fia dengan motivasi dan keyakinan yang tinggi kembali mencoba mendaftar pada jalur tersebut. Harapannya dapat menembus jurusan yang memang sudah dicita-citakan sejak kecil.

Tetapi, rezki, keberhasilan dan kegagalan memang sudah diatur oleh sang Maha Khalik. Fia kembali gagal menembus persaingan pada jurusan yang dipilihnya di salah satu perguruan tinggi. Kembali, Fia merasa sedih dan sangat terpukul dengan kegagalan yang kedua kalinya. Tekad yang kuat, semangat dan motivasi yang sudah tertanam kuat dalam diri Fia menjadikannya tetap tegar menghadapi kenyataan saat itu.

"Sembari dalam hati, mengatakan bahwa saya pasti bisa. saya pasti lulus," kenang manta Sekretaris OSIS SMA 3 Majene itu.

Sampai tibalah saatnya pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN terbuka. Dengan keyakinan yang tinggi Fia kembali mendaftar pada jalur tersebut. Persiapan yang matang, belajar yang tidak pernah berhenti dilakoni oleh untuk dapat menembus persaingan di jalur SBMPTN. Maklum, karena jalur SBMPTN berbeda dengan jalur SNMPTN dan SPAN PTKIN. Kedua jalur tersebut dilakukan dengan melihat persaingan nilai semester 1-5 dari semua siswa yang mendaftar dikedua jalur tersebut, tetapi pada jalur SBMPTN dilakukan dengan pelaksanaan tes. Dengan keyakinan yang tinggi Fia mengikuti tes SBMPTN yang dilaksanakan di Unsulbar sebagai salah satu panitia UTBK SBMPTN.

Sampai pada akhirnya, pengumuman SBMPTN menyatakan bahwa Andi Nurul Alfiah Syahrir dinyatakan diterima di jurusan Kedokteran di Universitas Mulawarman salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Kalimantan. Salah seorang siswa, yang juga sohib dari Fia, Andi Nurul Halisah juga dinayatakan lulus di Universitas Mulawarman pada jurusan ekonomi syariah.

Kepala SMA Negeri 3 Majene, Tanda, S.Pd. M.AP merasa sangat bersyukur dengan keberhasilan siswanya menembus salah satu jurusan favorit di Indonesia. "Berita tentang hasil SBMPTN yang diperoleh oleh siswa SMAN 3 Majene sudah didengar dan dilaporkan oleh siswa itu sendiri. Lebih jauh beliau mengatakan bahwa ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa, karena sejak beberapa tahun terakhir, belum ada siswa SMAN Majene yang dapat menembus jurusan favorit tersebut," kata Tanda.

Terakhir pada tahun 2005/2006 siswa SMAN 3 Majene dapat menembus jurusan kedokteran di UNHAS atas nama Wahdiat dan M Ayyip Kalma yang merupakan alumni kedokteran di UMI Makassar tahun 2005. Selain itu, ada juga beberapa siswa yang telah diketahui lolos pada jalur SNMPTN, jalur SPAN PTKIN pada perguruan tinggi Unsulbar dan STAIN Majene.

"Semoga dengan keberhasilan ini dapat menambah kualitas dan prestasi SMAN 3 Majene kedepannya," ujar Kepala Sekolah.

Ditempat lain, pengawas SMAN 3 Majene, Dra Roswati Karama, M. Si merasa sangat gembira. Beliau mengatakan bahwa berhasilnya siswa SMAN 3 Majene merupakan sebuah prestasi yang luar biasa. "Ini adalah sebuah prestasi dan prestisius bagi SMAN 3 Majene. Saya sangat yakin bahwa SMAN 3 Majene merupakan salah satu sekolah yang unggul di Sulawesi Barat. Ini ada beberapa fakta yang bisa dijadikan dasar, bahwa SMAN 3 Majene dalam ajang atau lomba baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional SMAN 3 Majene selalu berhasil mengirim utusannya," ujar Roswati.

Ditambah lagi, guru dan staf disana menpunyai kompetensi dan kemampuan yang baik. "Selamat buat SMAN 3 Majene, semoga kedepannya semakin memperlihatkan perkembangan yang signifikan untuk kemajuan pendidikan di Sulawesi Barat," pungkas Roswati. (Hr/Red)



from MASALEMBO https://ift.tt/3vwfWgc
via gqrds

Selasa, 01 Juni 2021

Majene Diguncang Gempa M 2,3



MAJENE, MASALEMBO.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,3 mengguncang Kabupaten Majene, Sulbar, Selasa (1/6/2021).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi sekitar pukul 10.19 WITA.

Episentrum gempa berada 2 kilometer (km) timur laut Majene dengan kedalaman 3 km. 

Lokasi gema berada di 3.01 lintas selatan (LS) - 118.91 bujur timur (BT).

Gempa juga dirasakan hingga ke Kabupaten Mamuju (Tapalang).

"Tidak berpotensi tsunami," kata BMKG-PGR IV.

Belum ada laporan gempa tersebut menimbulkan kerusakan pada daerah terdampak hingga berita ini diterbitkan. (fad/red)




from MASALEMBO https://ift.tt/3g47Fua
via gqrds

Kamis, 27 Mei 2021

HMI MPO Badko Sulselbar Klarifikasi Tudingan Miring Penyalahgunaan Dana Gempa

Pengurus HMI MPO Badko Sulselbar saat menggelar konfrensi pers di Cafe Smile DJ Majene, Kamis, 27 Mei 2021. [Egi/masalembo.com]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Merespon maraknya pemberitaan serta tudingan yang tertuju pada HMI MPO Badko Sulselbar, organisasi kemahasiswaan ini menyampaikan klarifikasi, Kamis (27/5/2021). Klarifikasi disampaikan sebagai tanggungjawab moral terhadap tudingan tersebut.

Koordinator Wilayah HMI MPO Badko Sulselbar, Rudiansyah menjelaskan pada Senin, 1 Februari 2021 ia dan Abdul Rahman selaku Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Pemuda HMI Badko Sulselbar memang benar menyampaikan surat permohonan bantuan dana kegiatan Solidaritas Peduli Gempa Sulawesi Barat kepada Pemprov Sulbar. Kegiatan tersebut berupa bantuan “trauma healing” terhadap masyarakat terdampak. Kegiatan tersebut dilaksanakan terpusat di posko pengungsian SMAN 3 Kabupaten Majene. 

"Dalam hal ini, Pemerintah mengiyakan dan menyetujui untuk membantu melalui Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, dan selanjutnya bantuan dana itu dikirim via nomor rekening kami sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah)," kata Rudiansyah melalui konfrensi pers yang digelar di Cafe Smile DJ Majene, Kamis (27/5).

Rudi mengatakan, dalam memberikan bantuan dana ini Pemprov Sulawesi Barat tidak pernah meminta laporan dari pelaksanan kegiatan tersebut. Namun di kemudian hari ternyata bantuan yang didistribusikan melalui HMI Badko Sulselbar itu menjadi salah satu temuan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar terhadap pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 

"Kami tegaskan dana itu telah dikembalikan menjadi kas daerah oleh Pemprov Sulbar, sehingga telah tuntas secara hukum," terang Rudiansyah.

Rudi juga menepis jika HMI Badko Sulselbar menyalahgunakan anggaran seperti yang menjadi tudingan beberapa oknum. Hal ini dapat dibuktikan secara autentik dengan adanya fakta keterlibatan pengurus HMI Badko Sulselbar sebagai relawan pada peristiwa gempa 6,2 SR yang terjadi di Sulbar bulan Januari lalu. 

"HMI Badko Sulselbar senantiasa berkomitmen dan berkontribusi positif untuk daerah khususnya di Sulawesi Barat. Eksistensi HMI di Sulawesi Barat adalah bentuk kebebasan berekspresi dan berorganisasi yang dijamin oleh Undang-undang," tegasnya.
 
Kepada awak media HMI MPO Badko Sulselbar mengecam segala bentuk tudingan miring berupa peryataan “perampok intelektual” serta berita hoax yang disampaikan oleh oknum tertentu. Pihaknya tegaskan akan menempuh jalur hukum jika ada upaya oknum tertentu dalam mendiskreditkan serta mencemarkan nama baik Himpunan Mahasiswa Islam khususnya HMI Badko Sulselbar secara berkelanjutan. (Hr/Red)








from MASALEMBO https://ift.tt/3bXBXNW
via gqrds

Sabtu, 15 Mei 2021

Minggu Pagi, Israel Kembali Lancarkan Serangan ke Jalur Gaza


GAZA, MASALEMBO.COM - Israel mengebom rumah kepala Hamas di Gaza pada Minggu pagi (16/05/21). Sementara kelompok Hamas terus menembakkan serangan roket ke Tel Aviv saat permusuhan meluas hingga hari ketujuh tanpa ada tanda-tanda mereda.

Setidaknya empat warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel di daerah kantong pantai, kata pejabat kesehatan seperti dilansir dari Reuters. Banyak yang terluka ketika suara pemboman besar-besaran meraung sepanjang malam. Orang-orang Israel lari ke tempat perlindungan bom saat sirene peringatan tembakan roket yang masuk meraung di Tel Aviv dan kota selatan Beersheba. Sekitar 10 orang terluka saat berlindung, kata petugas medis.

Sedikitnya 149 orang tewas di Gaza sejak kekerasan dimulai pada Senin, termasuk 41 anak-anak, kata pejabat kesehatan. Israel telah melaporkan 10 orang tewas, termasuk dua anak.
Utusan dari Amerika Serikat, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Mesir sedang bekerja untuk memulihkan ketenangan tetapi belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan. Dewan Keamanan PBB dijadwalkan bertemu pada Minggu malam untuk membahas wabah terburuk kekerasan Israel-Palestina dalam beberapa tahun.

Baik Israel dan Hamas bersikeras mereka akan melanjutkan tembakan lintas perbatasan mereka, sehari setelah Israel menghancurkan gedung 12 lantai di Kota Gaza yang pernah menjadi rumah bagi Associated Press AS dan operasi media Al Jazeera yang berbasis di Qatar.

Militer Israel mengatakan, gedung al-Jala adalah target militer yang sah, berisi kantor militer Hamas, dan telah memberikan peringatan kepada warga sipil untuk keluar dari gedung sebelum serangan itu.

AP mengutuk serangan itu, dan meminta Israel untuk mengajukan bukti. “Kami tidak memiliki indikasi Hamas berada di dalam gedung atau aktif di dalam gedung,” kata organisasi berita itu dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Reuters.

Dalam apa yang disebut pembalasan atas penghancuran Israel atas gedung al-Jala, Hamas menembakkan roket ke Tel Aviv dan kota-kota di Israel selatan pada Minggu pagi.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan, pada Sabtu malam bahwa Israel masih di tengah-tengah operasi ini, masih belum berakhir dan operasi ini akan berlanjut selama diperlukan.

Dalam ledakan serangan udara pada Minggu pagi, Israel menargetkan rumah Yehya Al-Sinwar, yang sejak 2017 telah mengepalai sayap politik dan militer Hamas di Gaza, kata stasiun TV kelompok itu.

Serangan udara lain menewaskan seorang ahli saraf Gaza dan melukai istri dan putrinya, kata petugas medis dan kerabat Palestina. (*/red)


from MASALEMBO https://ift.tt/3hutZiU
via gqrds

Selasa, 11 Mei 2021

7 Rumah Dikabarkan Terbakar di Mamuju



MAMUJU, MASALEMBONCOM -Kebakaran sempat terjadi di Jalan Pattimura, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Rabu (12/5/2021).

Dari informasi yang dihimpun,  kebakaran awalnya terjadi pukul 11.00 WITA.

Sebanyak 7 unit rumah dikabarkan terbakar.

Banyaknya bangunan yang berbahan dasar kayu membuat api cepat merembes ke bangunan lainnya. Apalagi, saat kebakaran, angin bertiup cukup kencang.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. (Fad/red)




from MASALEMBO https://ift.tt/2RaqrYk
via gqrds

Kamis, 22 April 2021

Dewan Pers Kembali Sertifikasi Wartawan pada Mei 2021




JAKARTA, MASALEMBO.COM - Dewan Pers kembali melakukan peningkatan profesionalisme wartawan melalui pelatihan dan fasilitasi uji kompetensi wartawan. Kegiatan akan berlangsung di 34 provinsi. 

Sebelumnya Dewan Pers bersama 18 lembaga uji kompetensi yang berasal dari organisasi profesi dan perguruan tinggi, pada Februari hingga Maret 2021 melaksanakan UKW di 18 provinsi, dengan hasil 896 dinyatakan kompeten. 

“Semakin bertambahnya jurnalis yang kompeten kita semakin optimistis berita dan informasi yang disampaikan ke masyarakat kian dapat dipertanggungjawabkan,” kata Jamalul Insan, Komisi Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi Dewan Pers. 

Tugas dan tanggung jawab jurnalis yang sudah dinyatakan kompeten akan semakin berat. 

Wartawan profesional harus menjunjung tinggi dan melaksanakan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan UU Pers No. 40 Tahun 1999, dalam menjalankan profesinya. 

Fasilitasi UKW tahun ini merupakan kelanjutan dari program 2020 yang tidak dapat dilaksanakan, karena pandemi Covid-19. Tahun lalu, acara pelatihan dan uji kompetensi wartawan rencananya berlangsung di 20 provinsi dengan target 480 peserta, namun hanya dilakukan di satu provinsi yakni di Sumatra Barat dengan jumlah peserta 24 peserta. 

“Pada 2021 ini ditambah menjadi 34 provinsi dengan target 1.700 peserta,” kata Henry Ch Bangun, Wakil Ketua Dewan Pers. 

Kegiatan sertifikasi wartawan itu, sudah disampaikan juga dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi I DPR, awal Februari 2021. 

Dalam Peraturan Dewan Pers No. 1 tahun 2010, yang diperbarui dengan Peraturan Dewan Pers No. 4 tahun 2017 tentang Sertifikasi Kompetensi Wartawan disebutkan bahwa tujuan sertifikasi wartawan di antaranya meningkatkan kualitas dan profesionalitas wartawan, dan bagian dari sistem evaluasi kinerja wartawan oleh perusahaan. Sertifikasi wartawan juga bagian dari upaya menegakkan kemerdekaan pers berdasarkan kepentingan publik. 

Selain itu kegiatan uji kompetensi wartawan juga bertujuan menjaga harkat dan martabat kewartawanan sebagai profesi penghasil karya intelektual, menghindari penyalahgunaan profesi, dan menempatkan wartawan pada kedudukan strategis dalam industri pers. 

“Produk jurnalistik adalah karya inetelektual, proses menggali informasi sampai menyiarkan dalam bentuk berita harus berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Hendry. 

Seperti tujuan sertifikasi, wartawan memiliki posisi strategis dalam industri media, tidak sekadar buruh, pekerja, yang sekadar komponen pelengkap. Ruang redaksi harus diiisi oleh orang yang memiliki kompetensi sesuai tingkatannya. 

“Media berperan dalam membangun dan membentuk opini publik - bahkan menggunakan frekuensi publik di media penyiaran --harus dikelola orang yang memiliki kompetensi,” kata Hendry. 

Hingga kini masih banyak laporan masyarakat terkait penyalahgunaan profesi wartawan. Tidak sedikit kepala desa, kepala sekolah, pejabat operasional di tingkat kabupaten/kota, yang didatangi dan diintimidasi bahkan hingga pemerasan, oleh orang yang mengaku sebagai wartawan. 

Mereka selalu datang dengan alasan untuk konfirmasi kasus penyelewengan dana, rencana pengadaan barang atau pengerjaan proyek. 

Wartawan yang sudah mengikuti sertifikasi akan memiliki kartu kompetensi. Kartu kompetensi 
adalah bukti bahwa mereka yang memegang kartu tersebut dalam bekerja sudah memenuhi standar 
kompetensi wartawan, dan memegang teguh kode etik jurnalistik. Kartu kompetensi juga bertujuan melindungi masyarakat, agar bisa membedakan wartawan baik yang bertujuan memberitakan, sehingga patut diterima dan diberi informasi, dan wartawan yang hanya memeras dan mengintimidasi sehingga patut dilaporkan ke polisi. 

BNSP Membantah 

Dalam perkembangan lainnya, Kepala Badan Sertifikasi Nasional (BNSP) Kunjung Maseta membantah berita di beberapa media siber yang menyebutkan bahwa BNSP akan melarang Dewan Pers melaksanakan UKW. 

"Komisioner BNSP tidak membuat statement demikian. Kami di BNSP, kalau ada pengajuan pendirian LSP [Lembaga Sertifikasi Profesi] di bidang pers harus ada rekomendasi dari Dewan Pers," kata Kunjung Senin (19/4/21). 

Beberapa media siber sebelumnya menyiarkan berita seolah-olah Komisoner BNSP Henny Widyaningsih ketika menyampaikan arahannya kepada puluhan peserta pelatihan asesor bahwa BNSP merupakan satu-satunya lembaga yang diberikan kewenangan oleh Undang-Undang 
melaksanaka sertifikasi kompetensi. 

Henny mengatakan memang memberikan paparan mengenai sertifikasi profesi pada acara puluhan peserta pelatihan asesor BNSP yang berlangsung di Ruang Serba Guna LSP, Lantai 5 Kompleks Ketapang Indah Jakarta Pusat, 14-18 April 2021 lalu. 

”Namun sama sekali tidak pernah 
mengatakan seperti yang ditulis sejumlah media.” 

18.000 Sertifikat dan Kartu Kompetensi Wartawan 

Dewan Pers yang sah berdiri berdasarkan ketentuan pasal 15 UU Pers no 40 tahun 1999, sejak tahun 2010 melaksanakan program sertifikasi wartawan. 

Setelah merumuskan Standar Kompetensi Wartawan, hasil kesepakatan semua konstituen Dewan Pers yaitu wakil organisasi wartawan, wakil perusahaan media, wakil organisasi perusahaan media dalam pelbagai platform media. Impelentasi sertifikasi itu dilaksanakan melalui proses uji kompensi wartawan yang dilaksanakan lembaga uji kompetensi wartawan yang ditunjuk Dewan Pers. 

Sejak dilaksanakan selama lebih 10 tahun oleh 17 lembaga uji kompetensi wartawan, program itu sudah memberikan lebih 18.000 sertifikat dan kartu kompetensi kepada para wartawan. 

Dewan Pers sejak 2 tahun terakhir, telah mendiskusikan dengan BNSP ihwal program sertifikasi wartawan. Kedua lembaga bersepakat untuk menjalin kerjasama secara fungsional dan profesional untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas wartawan Indonesia secara berkelanjutan. 

Jakarta, 20 April 2021 

Dewan Pers 
Mohammad NUH 
Ketua 



from MASALEMBO https://ift.tt/2QnO9jq
via gqrds